MALANG — Asosiasi Driver Indonesia (ADRONE) resmi mendeklarasikan diri sebagai wadah pemersatu bagi seluruh pengemudi, baik konvensional maupun online, dari berbagai penjuru tanah air. Kegiatan bersejarah ini digelar pada Senin, 27 Juli 2026 mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Cafe Lembah N'KLA, Jl. Kemantren 3, Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, serta dihadiri oleh 60 orang anggota.
Dalam naskah deklarasinya, ADRONE menegaskan bahwa profesi pengemudi merupakan urat nadi perekonomian bangsa, garda terdepan dalam mobilitas masyarakat, sekaligus pilar penting kemajuan transportasi nasional. Berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, ADRONE resmi dibentuk untuk mewujudkan kesejahteraan, keselamatan, dan martabat pengemudi Indonesia.
Ketua Umum ADRONE, Budi Andri Yanto membacakan Deklarasi Asosiasi Driver Indonesia di hadapan para tamu undangan dari instansi dan institusi terkait serta lembaga organisasi perwakilan, juga para driver yang hadir saat kegiatan.
Empat Poin Utama Deklarasi ADRONE, yaitu :
- Persatuan dan Solidaritas, Menyatukan seluruh pengemudi tanpa memandang jenis kendaraan, suku, agama, ras, maupun golongan dalam satu wadah kekeluargaan yang erat.
- Profesionalisme dan Keselamatan, Menjunjung tinggi standar keselamatan berlalu lintas, mematuhi peraturan perundang-undangan, serta terus meningkatkan kompetensi sebagai pengemudi profesional.
- Kesejahteraan dan Perlindungan Hukum, Berjuang bersama demi terciptanya jaminan sosial, perlindungan hukum, serta kesejahteraan yang layak bagi seluruh anggota pengemudi beserta keluarganya.
- Mitra Strategis Bangsa, Aktif menjadi mitra pemerintah, pelaku industri transportasi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem transportasi yang aman, nyaman, tertib, dan berkeadilan.
Selain menyampaikan inti naskah deklarasi, Ketua Umum ADRONE juga memberikan kejutan sebagai bentuk rasa syukurnya di momen penting tersebut. Secara simbolis, diserahkan program perlindungan BPJSTK secara GRATIS kepada 60 peserta yang hadir di lokasi acara. (27/7)
Acara deklarasi ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Perwakilan Polresta Malang Kota, Perwakilan BPJSTK, Perwakilan Kesbangpol, Perwakilan Komisi C DPRD Kota Malang, serta Perwakilan dari Ormas Garuda Sakti Bersatu (Garda Satu).
"Kami mewakili pemerintah sangat mensupport para pengemudi, khususnya ADRONE, dengan program asuransi ketenagakerjaannya," ujar Syam, perwakilan BPJSTK Kota Malang. (27/7)
Sentimen positif juga datang dari perwakilan pengemudi angkutan kota (angkot), Bambang Kurniawan. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas lahirnya wadah yang mampu merangkul persaudaraan antara driver konvensional dan online, sebuah langkah yang dinilai baru pertama kali ada dan menjadi pelopor di Kota Malang.
Besar harapan momen deklarasi ini dapat menjadi tolak ukur serta percontohan bagi para pengemudi di seluruh penjuru Indonesia. Semangat yang diusung jelas : "Sedarah seprofesi sesama sopir tanpa melihat jenis kendaraan yang dikemudikan, demi satu tujuan utama—bersatu untuk keadilan dan kesejahteraan bersama sesuai Pancasila dan UUD 1945". (Red)


Komentar